Mini Lokakarya Lintas Sektor TW III, Puskesmas Kasreman Dorong Penguatan UKS dan Tim Desa Siaga TBC

KARANGMALANG, KASREMAN— Puskesmas Kasreman terus mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui berbagai inovasi dan penguatan kerja sama lintas sektor. Hal tersebut disampaikan dalam Pertemuan Mini Lokakarya Lintas Sektor Triwulan III yang dilaksanakan di RM Waroeng Djoglo, Desa Karangmalang, Kecamatan Kasreman, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara Puskesmas Kasreman, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, unsur pendidikan, kepolisian, TNI, KUA, pertanian, DP3AKB, serta unsur terkait lainnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Kasreman.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Puskesmas Kasreman Suratno, S.Kep.NS, M.H. menyampaikan bahwa Puskesmas Kasreman telah berupaya menghadirkan berbagai inovasi dalam memberikan pelayanan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Salah satu inovasi yang telah dilaksanakan adalah “Kuanterin ke Warung”, sebuah inovasi yang berhasil meraih Juara II Inovasi Tingkat Kabupaten Ngawi.

“Kami bersyukur inovasi Kuanterin ke Warung mendapatkan apresiasi dan berhasil meraih Juara II tingkat Kabupaten Ngawi. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, mudah dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Suratno

Ke depan, Puskesmas Kasreman akan lebih memfokuskan pengembangan program pada Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Penguatan UKS diharapkan mampu membangun kesadaran hidup sehat sejak usia sekolah, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Selain sektor pendidikan, perhatian juga diarahkan pada kesehatan masyarakat di tingkat desa, khususnya melalui pembentukan Tim Desa Siaga TBC. Mendasar Surat Keputusan Bersama Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : HK.01.08/MENKES/941/2025, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 400.5-4447 Tahun 2025 dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Nomor : 415 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkulosis. Tim tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyakit Tuberkulosis (TBC), mulai dari mengenali gejala, mendorong pemeriksaan lebih awal, membantu pendampingan pasien, hingga meningkatkan kepatuhan dalam menjalani pengobatan.

Penguatan Tim Desa Siaga TBC di desa juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem pencegahan dan penanggulangan TBC yang melibatkan masyarakat secara langsung. Dengan adanya sinergi antara Puskesmas, pemerintah desa dan masyarakat, upaya menemukan kasus secara dini serta memutus mata rantai penularan diharapkan dapat dilakukan dengan lebih optimal.

 

Camat Kasreman Berikan Apresiasi
Sementara itu, Camat Kasreman Suyanto, ST menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Kasreman atas berbagai inovasi dan program yang telah dilaksanakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan inovasi Kuanterin ke Warung hingga meraih Juara II tingkat Kabupaten Ngawi merupakan sebuah capaian yang patut diapresiasi sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan inovasi pelayanan publik di Kecamatan Kasreman.

“Kami memberikan apresiasi kepada Puskesmas Kasreman atas berbagai inovasi yang sudah dilaksanakan. Prestasi Juara II tingkat Kabupaten Ngawi melalui inovasi Kuanterin ke Warung menunjukkan bahwa Puskesmas Kasreman terus berupaya memberikan pelayanan yang inovatif dan dekat dengan masyarakat. Ke depan, mari kita dukung bersama penguatan UKS di sekolah serta pembentukan Tim Desa Siaga TBC di desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Suyanto dalam sambutannya.

Camat juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Persoalan kesehatan tidak dapat diselesaikan oleh Puskesmas saja, tetapi membutuhkan dukungan dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, sekolah, keluarga, tokoh masyarakat, serta seluruh unsur yang ada di wilayah Kecamatan Kasreman.

“Kesehatan merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, sinergi dan komunikasi antarinstansi harus terus kita bangun. Apa yang menjadi program Puskesmas harus kita dukung bersama, sehingga upaya meningkatkan kesehatan masyarakat di Kecamatan Kasreman dapat berjalan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui Mini Lokakarya Lintas Sektor Triwulan III ini, diharapkan koordinasi dan komitmen seluruh pihak semakin kuat. Inovasi pelayanan kesehatan, penguatan UKS, serta pembentukan Tim Desa Siaga TBC di desa menjadi langkah nyata untuk mewujudkan masyarakat Kasreman yang semakin sehat, tangguh dan peduli terhadap kesehatan lingkungan maupun keluarga.

Pemerintah Kecamatan Kasreman akan terus mendukung berbagai inovasi dan program Puskesmas Kasreman sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pelayanan serta derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Kasreman.